Selasa, 14 Oktober 2014

PEDULI BENCANA ALAM DI MAYBRAT MAHASISWA YUMASSSESSS JALANKAN AKSI MORAL


Dalam rangka menyikapi bencana alam (gempa bumi) yang terjadi pada hari Minggu, 5 Oktober  Pukul 12.00 WIP di Distrik Ayamaru Utara Timur, Kabupaten Maybrat, Propinsi Papua Barat yang diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan BMKG Sorong berkekuatan 4,5 skala rither. Bencana alam yang terjadi ternyata tidak menelan korban nyawa, tetapi mengakibatkan kerugian lainya yang cukup besar yaitu kerusakan pada perumahan rakyat sebanyak 30 rumah, akses taransportasi darat (jalan raya) putus dan tanah longsor.

Berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Maybrat yang turun bersama beberapa instasi terkait serta didampingi oleh Plt. Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Karel Murafer, MM dalam mengadakan pemeriksaan pada beberapa hari yang lalu, kerugian yang dialami akibat bencana alam tersebut diperkirakan mencapai Rp.5.000.000.000 (lima miliar rupiah). Dalam kunjungan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Maybrat, seusai mengadakan peninjauan secara langsung Plt. Bupati Maybrat, Drs. Karel Murafer, MM menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Maybrat akan memberikan bantuan dana, bama dan material kepada korban bencana alam dan juga akan memperbaiki akses transportasi darat (jalan raya) yang sebagaimana diketahui mengalami kerusakan cukup parah. Dan juga sebagaimana diketahui, dalam beberapa minggu berjalan ini bantuan yang diarahkan untuk membantu korban bencana alam di Distrik Ayamaru Utara Timur masih terus mengalir dari beberapa pihak diantaranya adalah Pemerintah Propinsi Papua Barat, Pemerintah Pusat, LSM, Ormas, pihak swasta dan pihak lainnya yang turut memberikan bantuan.

Terlepas dari perhatian yang diberikan oleh pemerintah, pihak swasta, pihak kemasyarakatan lainnya, mahasiswa Yumasssesss Kabupaten Maybrat di Jayapura juga turut serta memberikan perhatian moral dengan melakukan aksi moral (turun jalan) dalam rangka menggalang dana secara sukarela. Adapun mahasiswa lainnya yang turut melibatkan diri bersama mahasiswa Yumasssesss dalam melakukan aksi moral adalah mahasiswa Fategomi dan mahasiswa Aifat Kabupaten Maybrat.

Aksi moral yang dilakukan dipusatkan di tiga titik, yaitu, perempatan jalan utama lingkaran Abepura,  pertigaan jalan utama lampu merah Waena dan perempatan jalan utama lampu merah Dok 2. Aksi moral ini dilaksanakan selama 3 hari yaitu dimulai pada hari Kamis, 9 Oktober 2014 sampai dengan berakhir pada hari Sabtu, 11 Oktober 2014.  

Menurut Yermia Kambuaya (Koordinator Aksi), kegiatan aksi moral ini merupakan salah satu wujud nyata dari sikap kepedulian kami mahasiswa Yumasssesss terhadap masyarakat yang tertimpa bencana alam di Kabupaten Maybrat. Kami mahasiswa Fategomi dan mahasiswa Aifat merasa terpanggil untuk membantu mahasiswa Yumasssesss melakukan aksi moral ini karena kami menyadari bahwa bencana alam yang menimpa bebeberapa kampung di Distrik Ayamaru Utara Timur bukan menjadi beban bagi mahasiswa Yumasssesss semata, tetapi beban tersebut menjadi tanggung jawab kita bersama, yaitu, mahasiswa Maybrat dan mahasiswa Papua secara umum, lanjut Kristian Asmuruf, Perwakilan Mahasiswa Fategomi. 

Hasil penggalagan dana yang di peroleh melalui aksi moral yang dilakukan oleh mahasiswa Yumasssesss, mahasiswa Fategomi dan mahasiswa Aifat selama 3 hari yaitu sebesar Rp.45.000.000.00; (empat puluh lima juta rupiah). Rencananya dana yang diperoleh ini akan diserahkan kepada Ikatan Masyarakat Distrik Ayamaru Utara Timur di Jayapura yang mana merupakan perwakilan masyarakat yang tertimpa bencana alam di Kabupaten Maybrat dalam beberapa waktu dekat ini. Dan pada saat penyerahan dana tersebut kepada korban bencana alam, prosesnya akan diwakili oleh salah satu perwakilan dari mahasiswa Yumasssesss di Jayapura yang akan bersama salah satu perwakilan dari Ikatan Masyarakat Distrik Ayamaru Utara Timur untuk menyerahkan dana tersebut secara langsung kepada korban bencana alam di Kabupaten Maybrat dalam beberapa waktu dekat ini. 

Media HIPMAPSU-JPR